PAREPARE, -Masyarakat Kota Parepare patut berbangga dengan diliriknya kota BJ Habibie sebagai salah satu kota dari 7 daerah di Indonesia sebagai tempat pelaksanaan Smart School Online (SSO).

Diinisiasi ICT Watch, Ecpact Indonesia, Yayasan Sejiwa bersama Google.org dan Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan, dan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Koming SSO tersebut berlangsung selama tiga hari. Dua hari di Hotel Bukit Kenari Indah dan sehari di SMAN 5 Unggulan Kota Parepare.

SSO ini menghadirkan tiga pembicara ternama, salah satunya Diena Haryana, seorang Trainer Internasional dan juga Founder Yayasan Sejiwa. Sebuah yayasan yang bergerak dalam perlindungan anak, baik di dunia nyata, maupun di dunia cyber. Selain Diena, juga hadir Acep Syarifuddin dari ICT Watch, dan Andi Ardian dari Ecpat Indonesia, Kamis, (19/4/2018).

Ketiganya mampu membius perhatian ratusan peserta dari kalangan guru, orang tua, dan komunitas mahasiswa.

Menurut Event Organizer (EO) Consultant Google.org, Hendra Revellino, SSO tersebut bertujuan untuk mempersiapkan siswa, guru, orangtua, dan masyarakat luas dalam menghadapi era digital, serta menyadari bahaya yang ditiimbulkan dunia internet.

Terkait alasan dipilihnya Parepare, Hendra Revellino bersama rekannya, Budi Setyono mengatakan, selain terinspirasi dari ketokohan Presiden III Prof BJ Habibie, putra kelahiran Parepare yang dikenal dengan sebutan Bapak Teknologi, dipilihnya Parepare sebagai lokasi seminar dan workshop SSO lantaran kemajuan kota yang dinilai berkembang pesat.

“Di Parepare ini sangat maju, tata kotanya juga sangat bagus. Ini salah satu indikator kami memilih Parepare menggelar SSO, satu-satunya di Sulawesi. Di sini sekolah yang ditemui responnya bagus. Ada beberapa tempat yang kami temui ok tapi mereka tidak welcome, berbeda dengan Parepare,” ungkap Hendra Revellino yang juga Operating Directorwww.sistempirantidestinasi.com.

Hendra menyebutkan, selain Parepare pihaknya juga menggelar kegiatan yang sama di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Cirebon, Kupang, Ambon, Pontianak, Banyumas, Palembang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

Sementara Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo La Ode Arwah Rahman dalam sambutannya, mengapresiasi atas dipilihnya Parepare oleh Google.

“Kami atas nama Pemerintah Kota sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini mendukung salah satu visi pemerintah kota dalam mewujudkan Parepare sebagai smart city,” ungkap La Ode.

Hal senada juga dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Mustadirham.

“Tidak salah jika Google menjadikan Parepare sebagai lokasi kegiatan SSO karena Parepare ini merupakan pusatnya Indonesia. Ini bisa kita lihat dalam peta Indonesia. Terlihat jelas jika posisi Parepare berada tepat di tengah,” papar Mustadirham.

Ia berharap, dengan kegiatan itu dapat mendorong kesadaran stake holder, khususnya guru dan orangtua agar peka terhadap dunia cyber dan mengantisipasi anak-anak terhadap dampak buruk dunia digital.