Parepare_ Pemerintah Kota Parepare setelah tahun 2017 lalu mejadi tuan rumah rapat pemutakhiran data dan tindak lanjut hasil temuan kini kembali dipilih untuk menjadi tuan rumah yang kedua kalinya. Rapat pemutakhiran data dan hasil temuan yang diikuti oleh seluruh kabupaten Kota di Propinsi Sulawesi Selatan di gelar di Barugae Rumah Jabatan Walikota Parepare. Senin 14/05/2018.

Selain dihadiri oleh seluruh inspektur Kabupaten Kota, rapat pembahasan tindak lanjut hasil pemeriksaan inspektorat juga dihadiri oleh Aparatur Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) serta Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Parepare. Dalam sambutan Penjabat Sementara Walikota Parepare Luthfie Natsir menyampaikan Pelaksanaan Rapat Pemutakhiran Data merupakan hal yang sangat penting dan strategis untuk dilakukan.

“rapat pemutakhiran data sangat penting untuk dilaksanakan, mengingat pemantauan tindak lanjut apakah sejalan dengan rekomendasi temuan hasil pemeriksaan, yang disampaikan dalam laporan hasil pemeriksaan aparat pengawas fungsional,” Kata Luthfie.

Luthfie menyampaikan Rapat Pemutakhiran Data ini merupakan suatu forum untuk dapat menambah pengetahuan terkait dengan pelaksanaan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah. “Dengan adanya forum ini, maka antar daerah yang satu dengan yang lainnya, dapat saling sharing sehingga memperkaya pengetahuan kita. Sehingga nantinya dapat dilakukan perbaikan, penyempurnaan dan penindakan atas hasil pemeriksaan,” tambahnya

Luthfie Natsir yang juga menjabat sebagai Kepala Inspektorat Propinsi menambahkan manfaat yang diperoleh dari pekerjaan pemeriksaan, tidak terletak pada jumlah temuan pemeriksaan yang dilaporkan atau rekomendasi yang dibuat. Tetapi terletak pada efektifitas penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan oleh entitas yang diperiksa.

Diakhir sambutannya, Luthfie berharap agar Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) tentu menjadi prioritas dan menjadi komitmen, dalam rangka menindak lanjuti temuan-temuan agar fungsi-fungsi manajemen organisasi pemerintah akan tertata dan berjalan lebih baik, serta efektif, dan sekaligus menjadi momentum balik untuk menghindari akan adanya sanksi, baik disiplin, administratif, perdata, maupun pidana.