PAREPARE — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan punya jurus jitu dalam meningkatkan populasi Sapi dan Kerbau.

Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim mengatakan, salah satu program yang dilakukan yaitu upaya khusus sapi indukan wajib bunting (upsus siwab). Program ini merupakan percepatan peningkatan populasi sapi dan kerbau bunting dan melahirkan dengan baik.

“Program ini mencakup berbagai aspek, seperti sistem perkawinan dengan Inseminasi Buatan (IB), pemberian pakan secara intensif, penanganan gangguan reproduksi serta penyediaan tenaga atau petugas inseminator,” bebernya.

Program tersebut, kata dia, dimaksudkan agar terwujudnya Indonesia yang mandiri dalam pemenuhan pangan asal hewan, dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak.

“Kota Parepare tidak memiliki lahan luas untuk usaha peternakan, namun hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam meningkatkan produktivitas hasil ternak,” ujarnya.

“Tersedianya berbagai fasilitas penunjang seperti Rumah Potong Hewan (RPH), kawasan industri serta pelabuhan yang refresentatif, merupakan potensi yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha peternakan di Kota Parepare,” jelas dia. (*)
____