PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare telah menyerahkan Rancangan Pagu Indikatif wilayah tahun 2020 ke DPRD Kota Parepare, Rabu (12/12/2018).

Target utama rancangan tersebut adalah “Mewujudkan Kota Parepare sebagai Kota Industri Tanpa Cerobong Asap yang Berwawasan Hak Dasar dan Pelayanan Dasar Menuju Kota Maju, Mandiri, dan Bermartabat”.

Wali Kota Parepare, HM. Taufan Pawe mengatakan, dalam Rancangan Pagu Indikatif Wilayah Tahun 2020 tersebut, diusulkan jumlah pagu untuk tiap kecamatan.

“Kecamatan Soreang sebesar Rp.2.128.586.941, Kecamatan Ujung sebesar Rp.1.753.361.764, Kecamatan Bacukiki Rp.2.426.439.204, dan Kecamatan Bacukiki Barat sebesar Rp.2.584.864.434,” Taufan Pawe merincikan.

Taufan melanjutkan, penentuan alokasi Pagu Indikatif Wilayah untuk setiap kecamatan/kelurahan Tahun 2020, didasarkan pada variabel kecamatan dan variabel kelurahan, di mana masing-masing memiliki indikator penilaian tersendiri.

“Indikator penilaian itu dilihat dari jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah rumah tangga miskin, jumlah pelaku UMK, jumlah kelompok tani, jumlah Kelompok Nelayan, dan capaian penerimaan PBB,” jelas Taufan saat menyampaikan sambutan.

Penyerahan Pagu Indikatif Wilayah ini dihadiri Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Para pimpinan Fraksi Partai dan anggota DPRD, Staf Ahli, Kepala SKPD, Camat serta Lurah.

Diketahui, Penetapan Pagu Indikatif Wilayah dimaksudkan untuk memberikan jaminan kepada masyarakat, bahwa Pemerintah Kota Parepare telah mengalokasikan anggaran yang cukup untuk mengakomodir usulan-usulan prioritas masyarakat.