PAREPARE — PT Pertamina parepare mengaku siap bertanggung jawab jika hasil investigasi dari tim pengamanan dan penegakan hukum (Gakkum) menemukan bukti kelalaian.
Selain itu, pihak PT Pertamina juga menunggu hasil laboratorium dari pihak Kementerian Lingkungan Hidup.
“Ya, kita bertanggungjawab jika sudah ada hasil dari Gakkum dan Laboratorium Kementerian Lingkungan menemukan bukti,” ucap Ismin Nuryadin, Opration Head Pertamina Parepare usai ditemui, Senin (28/1/2019).
Ismin mengungkapkan, sejauh ini pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah kota terkait masalah tersebut. Dia juga tetap memantau dan melaporkan langsung ke Pemerintah kota berkaitan dengan kondisi perairan.
Sementara itu, Wakil Walikota Parepare Pangerang Rahim mengatakan, pemerintah bergerak dan tengah meneliti secara ilmiah dampak dari tumpahan minyak yang belum diketahui jenisnya itu.
“Pemerintah juga sementara bergerak mencoba meneliti secara ilmiah,” terang Pangerang Rahim.
Pangerang Rahim mengatakan, kedatangan pihak Pertamina untuk melaporkan perkembangan terkena terkait kondisi pasca tumpahan minyak.
“Laporannnya baik, dan tetap masih dalam penanganan pihak Gakkum. Pihak Pemkot sendiri telah melakukan pemeriksaan sejumlah bukti,” ujarnya.