PAREPARE — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mendapatkan 500 unit bantuan septic tank dari program hibah air limbah setempat dari Kementrian PUPR RI senilai Rp2 miliar.
Ini disampaikan Kepala Seksi Air Minum dan Air Limbah Dinas PUPR Parepare, Aswin.

“Alhamdulillah, kita kembali mendapatkan bantuan karena dianggap berhasil,” katanya, Rabu (6/2/2019).

Menurut Aswin, bantuan tersebut dibagi berdasarkan data strategis sanitasi kota dan RPJM Cipta Karya, serta memorandum program sanitasi.

“Misalnya kelurahan A sudah tersentuh program IPAL maka tidak tersentuh lagi bantuan septic tank ini. Jadi, kita bagi distribusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan daerah-daerah rawan sanitasi,” bebernya.

Ia mengaku, rencananya pengerjaan septic tank mulai dikerjakan pada bulan Maret 2019 mendatang. Adapun anggaran yang disiapkan untuk satu titik septic tank sebesar Rp4 juta lengkap dengan kloset.

“Kami harap bulan ini sudah bisa memasukkan data penerima manfaat, sambil dicocokkan dengan data basis terpadu Bappeda,” katanya.

“Setelah itu kami akan melakukan survey kelayakan, baik dari aspek tekhnis maupun aspek yang tercantum dijuknis. Perencanaan kami sudah jadi, tinggal menunggu perintah dari Kementerian untuk pengerjaannya,” jelasnya.