PAREPARE, Ribuan peserta didik Kelas IX SMP se-Kota Parepare kembali menggelar pengembangan religiusitas dan pendidikan karakter selama empat hari yakni, Kamis 4 Maret-Minggu 7 Maret. Jumlahnya mencapai 2.341 siswa-siswi SMP tersebar di delapan lokasi. Untuk siswa beragama muslim dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Badar, Pondok Pesantren Lil Banat, Pondok Pesantren Al Munawwarah, Pondok Pesantren Hidayatullah,

Pondok Pesantren Al Mustaqim. Sedangkan untuk agama non muslim di SMPN Kristen, SMP  Frater dan SMPN 7 Kota Parepare. Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe secara resmi membuka pelaksanaan pengembangan religiusitas pendidikan karakter yang  dipusatkan di Pondok Pesantren DDI Lil Banat Ujung Lare, Kota Parepare, kemarin.

Turut hadir  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kadarusman Mangurusi dan para Kepala SMPN se- Kota Parepare.  Wali Kota Parepare, Dr Taufan Pawe berpesan, kepada seluruh  santri kalian akan menjadi generasi masa depan bangsa ini. Sebagai pemerintah selalu berpikir bagaimana generasi bangsa ini mendapatkan ilmu pendidikan karakter.

“Mondok memberikan suasana yang sangat nyaman dan indah karena kita dekat sama sang pencipta,” jelasnya.

Menurutnya, pengembangan religiusitas dan pendidikan karakter bermanfaat untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan bagi siswa-siswi.

“Di sini  juga akan diajarkan terkait kebersamaan antara satu sama lain. makan dan shalat berjamaah,” ujarnya.

Wali kota menambahkan, kegitan ini juga sejalan dengan program pemerintah yang berkontribusi kuat melahirkan generasi yang berakhlak mulia.

“Kalian semua ini adalah penerus bangsa dan tidak tertutup kemungkinan.Apa yang p rlu dipersiapkan adalah karakter yang kuat dan karakter yang kuat akan lahir generasi yang berintegritas dan berakhlak mulia,” jelasnya.