Parepare_Kepala Divisi Bank Indonesia Taufik Arista dalam pemaparannya di depan peserta rapat High Level Meeting menyampaikan kondisi inflasi di Kota Parepare masih terkendali.
Bahkan menurutnya inflasi di Kota Parepare sampai pada bulan mei lebih rendah dibandingkan dengan sulawesi selatan.
“inflasi tahunan di Parepare lebih rendah dibandingkan dengan nasional dan Sulawesi Selatan.,” jelas Taufik Aristha.
Taufik menambahkan kondisi harga di Kota Parepare masih tergolong stabil dan terkendali “itu berkat arahan dari Walikota Parepare yang konsisten dalam memantau perkembangan harga di Kota Parepare,” jelasnya.
Menjelang bulan suci ramadhan ditambahkan Aristha relatif akan mengalami kenaikan dan salah satu penyebab kenaikan harga yakni bahan makanan.
“Fokus pengendalian inflasi jelang idul Fitri Ketersediaan pasokan dengan melakukan pemantauan harga bahan kebutuhan dan pengawasan terhadap penyaluran, ketersediaan dan stabilisasi harga. Keterjangkauan harga dengan memastikan kewajaran kenaikan tarif angkutan barang maupun penumpang.,”jelas Aristha
Walikota Parepare DR.HM Taufan Pawe menyampaikan apresiasi dari pemaparan Bank Indonesia, dan menurutnya itu berkat komitmen bersama agar inflasi di kota ini terkendali dengan baik.”Dari segi inflasi Parepare memberikan kontribusi yang tidak boleh dipungkiri kalau tidak salah ada empat daerah yang memberikan kontribusi sehingga inflasi dapat terkendali.,”jelas TaufanTaufan menambahkan prinsip suplai dan demand jika terjaga dengan baik insya Allah Parepare selama bulan ramadhan tidak akan kekurangan pasokan bahan makanan.
“kita memaksimalkan fungsi manajerial sehingga ketersediaan bahan pokok terjaga dengan baik.Kita bisa bersinergi dengan para distributor,”jelas Taufan.

selain dihadiri tim pengendali inflasi daerah, high level meeting juga dihadiri langsung Wakil Walikota Parepare H. Pangerang Rahim, Ketua DPRD, dan Sekda Kota Parepare.