Parepare_Walikota Parepare DR.HM Taufan Pawe mendengar pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Parepare. Jumat (16/8)
Turut hadir, Wakil Walikota Parepare, pejabat Muspida, Sekda Kota Parepare, Anggota Legislatif, Kepala SKPD, Camat dan Lurah.
Usai mendengar pidato kenegaraan, Walikota Parepare menyampaikan bahwa tanggung jawab sebagai anak bangsa mengisi kemerdekaan dengan memaknai dan menghayati dengan pro aktif dan peduli pada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Terkait pidato kenegaraan Walikota Parepare menyampaikan mengapresiasai dan mengadopsi pemikiran secara nasional yang bersifat linear. “karena pemerintahan ini bersifat linear, pemerintah tidak boleh berjalan sendiri ada pedoman. Kalau bapak presiden sebagai kepala Negara mengatakan sesuatu atau mengeluarkan kebijakan harus linear dan sampai ke bawah, termasuk Kota Parepare,” Kata Taufan.
Taufan menambahkan penyampaian pembangunan bisa berjalan dengan efektif jika proses hukum berjalan dengan baik.
Dalam isi pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Sejumlah poin yang disampaikan terkait upaya mencapai visi besar Indonesia Maju, misalnya terkait terobosan-terobosan yang telah dilakukan pemerintah, termasuk transparansi keuangan negara dan sistem peradilan berbasis online serta capaian-capaian pemerintah. Selain itu, dibahas pula tentang check and balances antarlembaga negara yang perlu diupayakan.
Menyambut Kemerdekaan RI ke-74 Jokowi juga mengajak selur rakyat Indonesia untuk hidup rukun tanpa membeda-bedakan latar belakang agama, asal usul suku, perbedaan ras, maupun golongan. Rumah besar Indonesia adalah tempat yang nyaman untuk semua.
“Ruang hidup bagi seluruh anak bangsa, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Dalam rumah besar ini, semua anak bangsa bisa berkarya, bisa bergerak, dan bisa berjuang untuk mewujudkan mimpi dan cita-cita kita bersama,” kata Jokowi diakhir pidato kenegaraanya.