PAREPARE — Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe memberi tantangan kepada pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Parepare periode 2018-2022 dan anggota Pengcabnya, untuk melaporkan progres kinerja per triwulan (tiga bulan).

Itu demi target memajukan olahraga dan memasyarakatkan olahraga di Parepare. Hal ini ditekankan Wali Kota Taufan Pawe usai pelantikan pengurus KONI Parepare di Barugae Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Selasa, 20 Agustus 2019.

“Ayo agendakan setiap triwulan kita duduk bersama bahas cabang olahraga. Memang pertanggung jawaban dana hibah KONI cukup representatif, tapi tetap harus kelihatan aksi di lapangan. Harus akuntabel. Jadi, ayo Pengcab bicara,” pinta Taufan Pawe.

Ketua KONI Provinsi Sulsel, Ellong Tjandra mengapresiasi perhatian wali kota terhadap olahraga di Parepare, termasuk dengan support anggaran lumayan besar.

“Parepare ini salah satu harapan kami di Sulsel. Menjadi penyangga setelah Makassar. Jadi pak wali tidak salah pilih pengurus KONI Parepare sekarang ini. Mudah-mudahan ke depan atlet Parepare bisa warnai kontingen Parepare,” harap Ellong.

Ketua Umum KONI Parepare, Parman Farid menjawab tantangan wali kota bahwa, KONI dan Pengcab siap untuk selalu membahas olahraga bersama Pemkot maupun para stakeholder.

“Dukungan dari pemerintah kota dalam hal moral, motivasi, dan finansial sudah sangat besar. Dari Rp1,5 miliar bantuan dana hibah tahun ini, 80 persen dialokasikan ke Pengcab, 12 persen untuk Porkot. Nah, Porkot inilah yang menjadi ajang pencarian bibit dan perekrutan atlet,” ungkap Parman.

Pengurus KONI Parepare yang berjumlah 31 orang dilantik oleh Ketua KONI Sulsel disaksikan wali kota, Forkopimda, pejabat SKPD, anggota DPRD, kepala sekolah, guru olahraga, pengurus Pengcab, organisasi, dan toko olahraga se-Parepare.

Banyaknya undangan yang hadir menyesaki Barugae rumah jabatan wali kota yang hanya berkapasitas maksimal 500 orang. (*)