PAREPARE,- Kasus positif Covid-19 (Virus Corona) di Kota Parepare, bertambah dalam tiga hari terakhir, sesuai data resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare, terdapat penambahan pada Kamis, 30 April 2020, bertambah menjadi 8 kasus.

Informasi dihimpun hingga Jumat, 1 Mei 2020, kasus positif Covid-19 di Parepare sudah 9

Dari 8 kasus ini didominasi oleh kluster kapurung (warga berkumpul makan kuliner tradisional kapurung) 7 kasus, dan kluster KM Lambelu 1 kasus.

Kini bertambah lagi 1 kasus positif dari kluster kapurung yang menjadikan Parepare 9 kasus positif.

Wali Kota Parepare sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare, Dr HM Taufan Pawe menegaskan, bertambahnya kasus positif ini menjadikan Parepare dalam status rawan atau zona merah.

Wali Kota Taufan Pawe hanya mengingatkan hindari berkumpul seperti pada kasus kluster kapurung, jangan keluar rumah jika tidak penting dan mendesak.

“Ikutilah anjuran Pemerintah dan MUI jangan berkumpul. Apa kita mau PSBB, janganlah. Karena kita mau wabah ini cepat berakhir,” pinta Taufan.

Disebutkan, dalam regulasi tidak ada istilah zona merah. Zona merah statusnya sama dengan rawan atau gawat seperti Parepare saat ini.

Perkembangan lain, saat ini masih ada 8 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kluster kapurung dari 12 PDP yang dirawat di RSUD Andi Makkasau.

Sementara di RS Sumantri Parepare, ada 3 PDP dirawat. Total 15 PDP ini masih menunggu hasil swab test. Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) di Parepare, masih ada 368 yang dipantau dari total 928 OTG. Orang Dalam Pemantauan (ODP) masih ada 32 yang dipantau dari total 90 ODP.