PAREPARE, – Pemerintah Kota Parepare kembali berbangga setelah kembali menunjukkan eksistensinya ditingkat nasional, kali ini dalam bidang pariwisata dan budaya.

Penyelenggaraan Anugerah Pesona Indonesia (API) Tahun 2020 menjadi bukti kota Parepare diperhitungkan dalam hal kearifan budaya serta pariwisatanya.

Walikota Parepare HM.Taufan Pawe bersama Ibu Hj.Erna.R.Taufan “mappadendang” sebagai kesyukuran masyarakat usai panen padi di kelurahan Watang Bacukiki

Kepastian itu diungkap Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, Rabu, 1 Juli 2020.

Di ajang API itu, kata dia, Parepare masuk nominasi dalam kategori wisata air dan budaya lokal.

“Susur Sungai Salo Karajae, masuk nominasi wisata air. Sementara untuk kategori budaya kita ada Mappadendang. Mappadendang itu adalah budaya masyarakat Bugis setiap musim panen sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil panen padinya. Sudah menjadi tradisi dan dilestarikan sampai sekarang,” ungkap Hamka, sapaan Kadis Porapar.

“Kita berharap Parepare meraih hasil terbaik di ajang ini sebagai bukti bahwa visi misi Bapak Wali Kota mewujudkan Kota Industri Tanpa Cerobong Asap diakui secara nasional. Karena salah satu pilarnya adalah pariwisata,” terang Hamka.

Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe mengemukakan masuknya pariwisata dan budaya Parepare pada event nasional semakin menguatkan pengakuan terhadap Kota Industri Tanpa Cerobong Asap yang menjadi roh pembangunannya pada periode kedua.

“Pariwisata adalah salah satu pilar Kota Industri Tanpa Cerobong Asap, sehingga ini adalah salah satu bukti konkret dan kerja nyata untuk mewujudkan itu. Karena itu mari bersama wujudkan Kota Industri Tanpa Cerobong Asap dengan memajukan pariwisata dan melestarikan budaya kita,” pinta Taufan Pawe