PAREPARE,- Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, menyambut kunjungan lapangan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Selasa, 10 November 2020.

Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe bersama jajaran Pemkot Parepare menyambut langsung kehadiran Dewas BPJS Kesehatan di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare.

Wali Kota Taufan Pawe mengucapkan terima kasih kepada rombongan Dewas BPJS Kesehatan memilih Parepare menjadi lokasi kunjungan.

Taufan Pawe mengemukakan, sektor kesehatan adalah salah satu pilar unggulan visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare mewujudkan Kota Industri Tanpa Cerobong Asap.

“Kenapa kita sebut Kota Industri Tanpa Cerobong Asap, karena Parepare tidak memiliki sumber daya alam. Yang ada itu adalah sektor di bidang jasa, yaitu jasa pada industri kesehatan,” ungkap Taufan.

Taufan menjelaskan, penduduk Kota Parepare berjumlah 147 ribu jiwa, berarti 147 ribu pasang telapak kaki. Karena itu, Taufan dengan gagasan Teori Telapak Kaki yang sejalan dengan Kota Industri Tanpa Cerobong Asap, menargetkan telapak kaki yang menjajaki Parepare mencapai 500 ribu pasang.

“Maka dari itu, kita gerakkan sektor kesehatan, untuk menjadikan Parepare sebagai Kota Industri Tanpa Cerobong Asap, salah satunya dalam layanan kesehatan,” paparnya.

Dalam pemaparannya, Taufan berharap BPJS Kesehatan dapat bersinergi dengan Pemkot Parepare dalam penyelenggaraan layanan jaminan kesehatan.

“Kami berharap ke depan, BPJS dapat meningkatkan pemanfaatan aplikasi agar layanan kesehatan dapat berjalan dengan cepat. Pasien tidak menunggu lama lagi untuk mendapat layanan kesehatan,” sarannya.

Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, La Tunreng mengungkapkan, pencapaian layanan kesehatan di Parepare sangat baik di Sulawesi Selatan.

“Karena alasan itu, kami memilih berkunjung ke Kota Parepare, dan tentunya ke depan akan sama-sama membangun kolaborasi kemitraan,” kata La Tunreng.