Sepuluh Kepala Daerah peraih anugerah kebudayaan PWI pusat 2021

Parepare – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, akan menjadi salah satu Kepala Daerah yang akan dinobatkan penghargaan melalui ajang anugerah kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat yang digelar dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) di Jakarta pada Selasa 9 Desember 2021 besok.

Penganugerahan kebudayaan PWI ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada Wali Kota Parepare karena dianggap pro aktif dan juga menunjang kemajuan kebudayaan di Kota Parepare.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, membenarkan undangan dari pengurus PWI pusat, untuk menjadi penerima penganugerahan tersebut, yang akan digelar di Jakarta bertepatan pada Hari Pers Nasional.

“Betul saya dapat undangan tersebut dan katanya menjadi salah satu dari 10 kepala daerah yang akan mendapatkan penganugerahan tersebut,” katanya.

Taufan menjelaskan, pembangunan kebudayaan dan kebijakan dalam memajukan kebudayaan di Kota Parepare bisa kita lihat sendiri, tidak sedikit kegiatan kebudayaan digelar dengan sangat semarak dan bahkan dilaksanakan pada hari ulang tahun Kota Parepare, sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan kebudayaan.

“Pada tahun 2020 yang lalu kami baru saja membangun museum BJ Habibie, museum itu nantinya akan menampilkan piagam dan juga penghargaan serta beberapa tanda mata dan hasil karya Bj Habibie, sebagai bentuk apresiasi kita terhadap keberhasilan warga Kota Parepare yang telah berkarya dan diakui secara internasional, selain itu juga banyak hal yang kita bangun di Kota Parepare dengan nama besar BJ Habibie serta pengembangan pada sektor kebudayaan yang ada di Kota Parepare ini,” pungkasnya.

Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, mengajak kepada masyarakat untuk tetap menata dan meningkatkan kebudayaan dalam diri dan juga di lingkungan masing-masing.

“Kita punya budaya tersendiri sebagai warga Kota Parepare, maka kemudian kita harus bersama-sama merawat dan menjaga kebudayaan itu agar bisa tetap bertahan dan terlaksana di Kota Parepare, apalagi di tengah pandemi ini maka dibutuhkan budaya gotong royong untuk bersama-sama melawan dan memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19 di Kota Parepare,” paparnya.