Parepare – Pengurus Ikatan Pencak Silat (IPSI) Kota Parepare Periode 2020-2024 resmi dilantik yang digelar di Auditorium Bj Habibie Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Senin 5 April 2021.

Pelantikan dilakukan Wakil Ketua IPSI Sulsel, Yusran Sopyan, disaksikan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, Ketua DPRD, Nurhatina Tipu, Kapolres, AKBP Willy Abdillah, serta Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kota Parepare.

Ketua IPSI Kota Parepare, Iskandar Nusu mengatakan, pelantikan ini merupakan legalitas formal dan babak awal perjalanan. Karena itu dibutuhkan solidaritas dan loyalitas tinggi.

“Pengurus yang baru dilantik memiliki tugas berat dalam upaya meningkatkan prestasi pencak silat di Kota Parepare. Pasalnya, beberapa tahun terakhir menunjukkan penurunan prestasi bahkan tidak ikut serta dalam Porda 2018 di Pinrang,” katanya.

Menurut Iskandar, IPSI Parepare akan menjadikan pencak silat sebagai olahraga yang cemerlang, dan berkomitmen mengirimkan atletnya pada Porda selanjutnya.

Wakil Ketua IPSI Sulsel, Yusran Sopyan menilai, Ketua Umum IPSI Kota Parepare adalah sosok pendekar dan memiliki sinergitas baik dengan Pemerintah Daerah. 

“Saya menyarankan agar ada konsolidasi ke beberapa daerah guna melahirkan atlet berprestasi dan pendekar berbakat,” ujarnya.

Sementara, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, menyampaikan selamat kepada pengurus IPSI yang baru saja dilantik. Diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi sehingga dapat mengembangkan pencak silat di daerahnya.

“Saya berharap IPSI dapat mengambil peran dan digemari masyarakat sehingga akan menjadi olahraga berprestasi, baik tingkat nasional maupun internasional,” harap Taufan Pawe.

“Pengurus yang baru saja dilantik agar segera melakukan koordinasi dan segera menyusun program kerja dalam rangka pembinaan dan pengembangan pencak silat di Kota Parepare. Sesungguhnya pencak silat bukan hanya olahraga tapi sudah merupakan warisan budaya,” tandasnya.

Menurut Walikota dua periode itu, Kota Parepare memiliki banyak perguruan silat sehingga perlu dilakukan pembinaan secara maksimal agar melahirkan pesilat yang berbakat dan professional.

“Prestasi tidak lahir sendirinya, harus melalui pembinaan yang berjenjang dan intensif. Saya harap pengurus IPSI baru menerjemahkan hal itu dengan mendorong pembinaan tahap usia dini,” ujarnya.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengungkapkan, Ikatan Pencak Silat (IPSI) telah diakui tingkat nasional bahkan internasional.

“IPSI merupakan organisasi yang menghimpun seluruh perguruan persilatan, dimana didalamnya terdapat nilai budaya. Hal ini juga yang membuat pencak silat diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO dalam tingkat Internasional,” kata Taufan Pawe.