Parepare – Tim Provinsi Sulawesi Selatan turun melakukan verifikasi lapangan Kabupaten/Kota Sehat tingkat Provinsi Sulsel di Parepare, Selasa 6 April 2021.

Tim Provinsi disambut Tim Kota Sehat Parepare dan SKPD teknis terkait di Sekretariat Pembina Kota Sehat Parepare, Kantor Bappeda Parepare. 

Tim fokus memverifikasi dokumen secara teliti kemudian turun langsung mengunjungi beberapa titik lokasi fokus (Lokus) yang mewakili kelembagaan.

Ketua Tim Verifikasi Provinsi Sulsel H Lukman mengatakan, verifikasi ini adalah rangkaian dari penilaian Kabupaten/Kota Sehat, yang setelah verifikasi provinsi ini adalah verifikasi pusat atau tingkat nasional.

Secara umum, Lukman menilai dokumen Kota Sehat Parepare sudah sangat baik bahkan mendekati sempurna. 

Dengan kondisi ini, dia tidak ragu menyebut Parepare berpeluang meraih penghargaan Kota Sehat tertinggi yakni wisata untuk keempat kalinya berturut-turut.

“Verifikasi dokumen sudah selesai, Alhamdulillah nilai Parepare bagus. Dokumennya sudah 85-90 persen, dan kita berharap secepatnya bisa 100 persen,” harap Lukman.

Dia menilai dokumen Parepare sudah lolos untuk verifikasi tingkat pusat. Sehingga jika Parepare berpeluang meraih Wistara keempat kalinya, Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Sulsel juga berpeluang sama yakni meraih Wistara keempat kalinya berturut-turut. Itu mulai dari 2015, 2017, 2019, dan kini berpeluang lagi di 2021.

“Jika Parepare dapat wistara keempat, Tim pembina provinsi juga bisa dapat wistara keempat. Karena kalau 24 Kabupaten Kota di Sulsel nilainya bagus, tim pembina provinsi juga dapat penilaian bagus. Nah, tim pembina provinsi ini sudah tiga kali dapat penghargaan terbaik, sekarang bersama-sama Parepare berpeluang dapat penghargaan keempat,” ulas Lukman.

Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang menambahkan, titik Lokus yang dikunjungi tim verifikasi provinsi antara lain forum kelurahan sehat Lemoe, forum kecamatan sehat Soreang/Bacukiki dan Bola Ewako Kelurahan Mallusetasi.

“Kita berharap Parepare dapat lolos ke tahap selanjutnya yakni penilaian tingkat pusat dan meraih Wistara keempat kalinya (penghargaan Kota Sehat tertinggi),” tandas Dede.