PAREPARE – Tim Penggerak PKK Kota Parepare melalui Pokja II mengagendakan pelatihan membatik dengan teknik Shibori. Pelatihan yang akan melibatkan para kader PKK kelurahan dan kecamatan sebagai peserta ini direncanakan digelar pertengahan Agustus (13 atau 14 Agustus).

Ketua Pokja II PKK Parepare, Andi Nurhatina melalui Sekretaris, Adriani Idrus mengatakan, pelatihan teknik Shibori dilakukan untuk meningkatkan kualitas para kader, terlebih di masa pandemi.

“Kita berharap pelatihan batik Shibori dalam menambah pengetahuan ibu-ibu rumah tangga sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujar Adriani Idrus. 

Adriani yang juga Sekretaris BKPSDM Parepare ini mengatakan, pelatihan secara luring terbatas ini akan mengedepankan protokol kesehatan.

“Kami akan mengundang 30 sampai 50 peserta, namun kami bagi bertahap karena sekarang masih masa pandemi. Dan tentu penegakan protokol kesehatan akan menjadi prioritas,” kata Adriani usai melakukan rapat internal bersama sejumlah pengurus Pokja II PKK Parepare yang juga dihadiri Kabid Kesetaraan Gender DP3A Parepare, Sriyanti Ambar di ruang kerjanya, Selasa, (3/8/2021).

Kegiatan pelatihan itu memanfaatkan pengurus Pokja II sebagai pemateri. “Salah satu Anggota dari Pokja kami akan menjadi pemateri karena sudah dibekali pelatihan di Provinsi Sulsel,” tandas Adriani. 

Di beberapa kesempatan, Ketua PKK Parepare, Erna Rasyid Taufan berpesan agar program peningkatan kualitas hidup para kader dan ibu-ibu rumah tangga menjadi perhatian para Pokja. “PKK harus menjadi garda terdepan dalam peningkatan kualitas hidup para kader sehingga para kader ini nantinya dapat mewarisi pengetahuan mereka di lingkungan mereka,” pesan Erna Rasyif Taufan. (Hms/Propim)