PAREPARE – Kota Parepare masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh atau Daring (online). Meski sejumlah sekolah siap pembelajaran tatap muka, namun tetap menunggu perkembangan situasi terkini penyebaran Covid-19.

Hal ini diungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Parepare, Arifuddin Idris, Selasa, 10 Agustus 2021.

“Belum bisa dilakukan pembelajaran tatap muka. Bukan karena sekolah belum siap, tapi terkait karena Kota Parepare masih dalam zona yang levelnya rawan yaitu orange bahkan ada informasi yang menyatakan sudah Zona Merah,” ungkap Arifuddin.

Menghadapi pembelajaran jarak jauh, kata Arifuddin, sudah sekitar 90 persen guru dan staf sekolah (tenaga kependidikan) yang divaksin Covid-19. Atau sudah sekitar 1.900 guru dan staf yang divaksin dari total sekitar 2.300 guru dan staf sekolah TK, SD, SMP sederajat se-Parepare. “Ada yang tidak divaksin karena pertimbangan medis atau punya penyakit dan menyusui,” kata Arifuddin.

Surat Edaran terakhir yang dikeluarkan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Parepare Nomor 060/48/GT.Covid19, berlaku mulai 3 Agustus 2021 hingga 9 Agustus 2021, juga masih melarang pembelajaran tatap muka.

“Kegiatan belajar mengajar pada sekolah, perguruan tinggi, akademi, dan tempat pendidikan dan pelatihan lainnya, tetap dilaksanakan secara Daring (online). Dan untuk kegiatan pelajar/siswa/mahasiswa yang bersifat non-kurikuler yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan ditiadakan untuk sementara,” bunyi salah satu poin dalam Surat Edaran itu. (Hms/Propim)