SKD Digelar 18 September, Peserta Tes CPNS Parepare Wajib Perhatikan Syarat Ini

48

PAREPARE – Penyelenggaraan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Pemerintah Kabupaten/Kota mulai dilakukan 14 September mendatang. Khusus Parepare, tes SKD dijadwalkan 18 September 2021 di Islamic Centre Parepare.

Sekretaris BKPSDM Kota Parepare, Adriani Idrus menjelaskan sejumlah syarat yang wajib dipenuhi oleh peserta di masa pandemi Covid-19.

“Peserta SKD di masa pandemi ini diminta menggunakan masker 2 lapis, 1 masker medis dan 1 masker kain. Kemudian sebelum pelaksanaan tes, H-14 itu peserta diwajibkan mengisi formulir yg ada pada system sscasn dan paling lambat pengisian H-1 itu sudah diprint dan dibawa pada saat tes,” jelas Adriani, Kamis, (26/8/2021).

Peserta tes CPNS juga kata dia, diwajibkan untuk melakukan tes swab, bisa memilih tes PCR atau antigen. Untuk PCR dilakukn 2×24 jam, dan untuk swab antigen dilakukan 1×24 jam.

“Peserta juga tidak boleh diantar sampai ke lokasi. Pengantar hanya drop dan langsung tinggalkan,” kata Adriani.

Kendati protokol kesehatan terbilang ketat tersebut, namun kata dia, peserta yang sudah dinyatakan lulus administrasi tidak akan dirugikan jika dinyatakan terpapar Covid-19.

“Jika ada peserta terkonfirmasi positif pada saat jadwal tesnya maka yang bersangkutan akan kita pindahkan di jadwal lain atau di daerah lain setelah kami koordinasi dengan BKN Regional IV Makassar. Pada prinsipnya peserta yang lulus berkas administrsi tidak akan diirugikan,”tegas dia.

Lanjut Adriani, jika pada saat pengecekan suhu tubuh peserta dan diketahui tinggi atau abnormal, maka panitia CPNS akan menempatkannya di ruangan terbuka yang telah disiapkan untuk melakukan tes SKD tersebut dan akan diawasi. “Panitia yang mengawasi akan memakai Alat Pelindung Diri (APD),” ungkap Adriani.

“Ada formulir yang akan diisi oleh peserta terkait kondisi kesehatan pada saat itu. Jika ada gejala batuk, kurang sehat, demam dan sebagainya, maka tidak dibolehkan mengikuti tes, dan jadwalnya akan kita pindahnya,” ulang Adriani, menekankan. (Hms/Propim)