PAREPARE, – Pemerintah Kota Parepare melalui Kabag Pemerintahan mengumumkan hasil Lomba Kelurahan Tingkat Kota.

Penyerahan hadiah tersebut diberikan langsung oleh Walikota Parepare HM Taufan Pawe, dan dihadiri Wakil Walikota Parepare H Pangerang Rahim, Sekretaris Daerah Kota Parepare H Iwan Asaad, juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Hj Erna Rasyid Taufan dan Wakilnya, serta Ketua Dharmawanita Persatuan Kota Parepare secara virtual, di Ruang Pola Kantor Walikota, Jumat (27/8/2021).

Kepala Bagian Pemerintaha Dalam laporannya menyampaikan, bahwa untuk lomba Kelurahan tingkat Kota ini dilakukan dengan beberapa indikator yang merujuk Kementerian Dalam Negeri yaitu, Evaluasi Bidang Pemerintahan, Evaluasi bidang Kewilayahan, dan Evaluasi bidang Kemasayarakatan. Namun kata Ramli, untuk indikator Tahun 2021 ini ditambah satu indikator inovasi kelurahan dalam pencegahan dan penanggulangan bencana Non Alam Covid-19.

“dari hasil penilaian dan Verifikasi maka diputuskan pemenang yakni Juara satu dengan nilai 551,2 diraih oleh Kelurahan Sumpang Minanagae Kecamatan bacukiki Barat, dan juara dua dengan nilai 487,4 oleh Kelurahan Ujung Baru Kecamatan Soreang, dan juara ketiga dengan jumlah nilai 444,8 Kelurahan Lompoe Kecamatan Bacukiki,”Terang Ramli.

Sementara Walikota Parepare HM taufan Pawe dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Lomba Kelurahan yang dilakukan ini untuk meningkatkan motivasi bagi Pemerintahan di tingkat Kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan sekaligus menjadi sarana pembeda mana yang bekerja dan mana yang tidak bekerja.

“Saya tidk mengatakan yang tidak dapat hadiah atau juara tidak bekerja, tetapi dia bekerja jauh lebih hebat cara kerjanya dengan yang mendapat penghargaan. Itulah tolak ukur yang harus kita sepakati. Sama halnya sejak tahun stiap skpd kita lakukan lomba inovasi, itu untuk merangsang motivasi-motivasi kerja kita,”Tandas Taufan.

Ia juga mengajak seluruh Lurah agar di era kompetitif ini harus memiliki daya saing yang kuat dan tidak boleh bermalas-malasan. Karena menurutnya, sekarang ini literasi digital sudah sangat luar biasa, jadi tidak ada alasan untuk tidak berkembang.(Yanti)