World Cleanup Day, Ribuan Relawan Menyatu Dalam Gerakan Bersih-bersih Parepare, Ayo “Siap Sadar Sampah”

44

Parepare — Pemerintah Kota Parepare, TNI, Polri menyatu bersama komunitas dan relawan pecinta lingkungan hidup melakukan aksi bersih-bersih Kota Parepare, Sabtu, 18 September 2021.

Gerakan bersih-bersih Parepare ini untuk mendukung Hari Bersih-bersih Sedunia atau World Cleanup Day (WCD). WCD adalah aksi sosial global tahunan yang mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk turut membersihkan dan menjaga kebersihan bumi yang bertujuan untuk mengurangi masalah limbah padat dan sampah laut. Aksi ini merupakan acara global terbesar di bawah organisasi independen Let’s Do It World.

Di Parepare, aksi bersih-bersih dipusatkan di Pantai Lumpue, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat. Panitia penyelenggara tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dalam aksi bersih-bersih ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Parepare, Budi Rusdi dalam aksi bersih-bersih menyerukan, bahwa WCD ini merupakan momentum bagi semua masyarakat pada umumnya dan segenap organisasi peduli lingkungan serta para stakeholder untuk membuat aksi gerakan bersih bersih di Parepare. “Saatnya menyatu untuk bersih-bersih Kota Parepare,” seru Budi Rusdi.

Panitia penyelenggara mengklaim ada lebih dari 1.000 relawan yang terlibat dalam aksi bersih bersih Parepare ini. Khusus di Pantai Lumpue, segenap personel TNI, Polri serta komunitas seperti BLH-Pemuda Pancasila dan para relawan lain hingga Duta Lingkungan Hidup Parepare turun melakukan pembersihan pantai. Dalam seremonial ini juga dilakukan penandatanganan petisi yang disematkan dengan istilah SISAPA (Siap Sadar Sampah).

Kabid Peningkatan Kapasitas Lingkungan DLH Kota Parepare, Jenamar Aslan mengatakan, kegiatan pagi ini terselenggara dengan baik dan event ini memberi semangat serta edukasi pentingnya kebersihan dan pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Perlunya partisipasi besar seluruh stakeholder dan lapisan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan guna menangani dan mengurangi sampah khususnya sampah plastik,” pesan Jenamar. (Hms/Propim)