Tim Verifikasi Nasional Puji Sekolah Adiwiyata dan Kebun Raya, Perkuat Parepare Menuju Wistara Keempat

31

PAREPARE — Hari kedua, Kamis, 30 September 2021, Tim Verifikasi Nasional Penyelenggaraan Kota Sehat kembali turun tinjau Lokus yang masuk dalam tujuh tatanan indikator penilaian Kota Sehat di Parepare.

Di antaranya yang dikunjungi adalah Sekolah Adiwiyata, SMPN 2 Parepare, dan Kebun Raya Jompie Parepare.

Di SMPN 2 Parepare, Tim Verifikasi Nasional yang beranggotakan Nevy Rinda Nugraini (Ketua Tim), Carolina Rusdi Akib, dan Rahmat Wibisono memuji Sekolah Adiwiyata dan juga berlabel Sekolah Sehat itu.

Mereka mengapresiasi pengelolaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMPN 2 yang begitu memadai dan nyaman, ditambah pengelolaan Bank Sampah, yang tidak hanya mengedukasi siswa bersih lingkungan, tapi juga bernilai ekonomis.

“Jadi Bank Sampah ini menabung sampah, dan bisa menghasilkan uang. Bagus sekali. Mengedukasi siswa untuk bersih lingkungan, sekaligus memiliki nilai ekonomis,” puji Nevy Rinda Nugraini mendengar pemaparan tim pengelola Bank Sampah SMPN 2.


Tim secara umum puas dengan penjelasan Kepala SMPN 2 Parepare Hj Sri Enyludfiah MPd, apalagi sekolah ini sudah menerapkan protokol kesehatan dengan sangat baik. Terbukti SMPN 2 dipilih menjadi pilot project atau percontohan di Parepare, untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Beralih ke Kebun Raya Jompie, tim juga memuji penataan dan pengelolaan Hutan Kota itu yang dinilai sudah baik dan representatif. Kebun Raya Jompie ini termasuk salah satu kebun raya di Indonesia yang memiliki kawasan hutan kota alami. Di Indonesia, hanya ada dua kota yang memiliki kawasan hutan kota alami yang luas, yaitu Bogor dan Parepare. Karena itu, Kebun Raya Jompie disebut Hutan Kota terbaik di Sulsel.

Kebun Raya Jompie ini masuk dalam tatanan pariwisata sehat dan sarana prasarana umum sehat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parepare, Budi Rusdi, Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare, Rahmawaty Natsier, Ketua Forum Kota Sehat Parepare, H Minhajuddin Ahmad, Tim Pembina Kota Sehat, Tim Teknis Kota Sehat, Forum Kota Sehat Kecamatan, Camat, Lurah, hingga Duta Pariwisata dan Satgas Pariwisata Parepare intens mendampingi tim verifikasi selama kunjungan Lokus.

Budi Rusdi berharap apresiasi tim verifikasi terhadap Sekolah Adiwiyata, Kebun Raya Jompie, dan tatanan Kota Sehat lainnya, akan semakin menguatkan Parepare menuju penghargaan Kota Sehat tertinggi, Swasti Saba Wistara untuk keempat kalinya berturut-turut. “In Syaa Allah, kita bisa mempertahankan predikat Kota Sehat tertinggi untuk keempat kalinya,” kata Budi Rusdi.

Usai dari Kebun Raya Jompie, tim verifikasi menuju Bappeda Parepare yang menjadi Sekretariat Tim Pembina Kota Sehat Parepare. Di Bappeda, tim memverifikasi dokumen setiap tatanan penilaian Kota Sehat.

Kepala Bappeda Parepare selaku Ketua Tim Pembina Kota Sehat Parepare, Samsuddin Taha berharap, verifikasi dokumen berjalan baik dan lancar, sehingga semakin menunjung nilai Kota Sehat Parepare. “Verifikasi dokumen baik. Semua dokumen yang diperlukan ada dan siap. In Syaa Allah Parepare akan mempertahankan Kota Sehat keempat kalinya,” harap Samsuddin.

Tim verifikasi akan mengakhiri rangkaian verifikasinya pada Jumat, 1 Oktober 2021. Di antaranya yang akan diverifikasi pada Jumat, 1 Oktober 2021, adalah inovasi Jet Star, Bank Sampah Peduli, Forum Kecamatan Sehat di Kecamatan Ujung, Forum Kota Sehat, Puspaga Peduli Ta, Peduli Covid-19 Bola Ewako, Bengkel Raya Motor, inovasi Biduan di Kelurahan Tirosompe, uji emisi kendaraan, Kantor Pelayanan Pajak Pratama, RSUD Andi Makkassu, dan Tim Pembina Kota Sehat. (Hms/Propim)