Relawan Covid-19 Fakultas Kedokteran Unhas Sinergi Pemkot Parepare Giatkan Vaksinasi

48

PAREPARE – Ibarat gayung bersambut. Pemerintah Kota Parepare yang tengah giatnya mengoptimalisasikan vaksinasi Covid-19, terbantu dengan hadirnya vaksinasi gratis oleh Prodi Departemen Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Prodi Departemen Patologi Anatomi FK Unhas bersinergi dengan Pemkot Parepare melalui kegiatan bakti sosial vaksinasi dan penyuluhan Covid-19 di Rumah Sakit dr Hasri Ainun Habibie Parepare, Jumat, 1 Oktober 2021.

Dewan Penasihat Kawasan Karantina Covid-19 Sulawesi Selatan, Prof Dr dr Andi Asadul Islam dan dr Andi Ihwan bersama para relawan yang turun langsung memimpin vaksinasi menyasar 400 orang. Namun karena tingginya antusias masyarakat untuk divaksin, relawan pun meminta tambahan 200 dosis vaksin ke Dinas Kesehatan Sulsel. Sehingga keseluruhan menjadi 600 dosis vaksin

Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe mengemukakan, hadirnya bakti sosial vaksinasi ini betul-betul gayung bersambut. Karena Pemkot Parepare lagi giat-giatnya mengoptimalisasikan agar seluruh masyarakat Parepare dapat divaksin. “Cuma kendalanya kita terbatas vaksin. Alhamdulillah, dengan kehadiran Prof Asadul dan rombongan sebagai relawan ini berikan bantuan vaksin 400, dan kenyataannya masyarakat sangat responsif menjadi 600, sehingga In Syaa Allah beliau bisa memenuhi,” ungkap Taufan Pawe (TP) di sela kegiatan vaksinasi di RS dr Hasri Ainun Habibie.

Wali Kota Parepare dua periode ini mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh relawan Covid-19 Sulsel khususnya FK Unhas melalui program percepatan vaksinasi ini. “Ini sebuah langkah maju dalam mengatasi pandemi Covid-19,” puji Taufan Pawe.

Taufan Pawe menekankan, dalam upaya mensukseskan program vaksinasi pemerintah membutuhkan dukungan dari seluruh pihak. “Kami berharap seluruh stakeholder mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi. Hari ini relawan Covid-19 Sulsel telah menjadi contoh yang baik bagi kelompok lainnya dalam upaya percepatan vaksinasi. Kami bangga,” tegas Dewan Pengawas APEKSI ini.

Selain program percepatan vaksinasi, kata Taufan, pemulihan ekonomi juga harus mendapat dukungan terutama dukungan dari sektor swasta dan pemangku kepentingan.

Karena menurut Taufan, sektor swasta memiliki peran sangat penting dalam mensukseskan dan memperkuat kemitraan dengan pemerintah.

“Oleh karena itulah, kami berharap kegiatan vaksinasi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Saya melihat masyarakat Parepare memiliki antusiasme yang tinggi dalam pelaksanaan vaksinasi. Kita juga harap program vaksinasi ini tuntas dalam waktu tidak terlalu lama,” harap Wali Kota peraih 198 penghargaan ini.

Prof Asadul Islam menambahkan jenis vaksin adalah Sinovac, dan menyasar dosis pertama dan dosis kedua untuk 600 orang. “Sasarannya adalah masyarakat umum termasuk mahasiswa dan siswa SMP,” kata Prof Asadul.

Selain vaksinasi dan penyuluhan, kegiatan bakti sosial juga menjadi kreatif dan menarik karena adanya games. Wali Kota Taufan Pawe yang memandu langsung games memberikan pertanyaan tentang apa tujuan dan manfaat dari vaksinasi. Yang menjawab benar mendapatkan hadiah bingkisan. “Vaksinasi bertujuan untuk meningkatkan imun tubuh,” jawab Melinda, seorang peserta vaksinasi, mahasiswa IAIN Parepare, yang tinggal di Jalan Agussalim, Parepare. Dia pun mendapatkan hadiah.

Beberapa remaja juga menjawab pertanyaan Taufan Pawe. Dan mendapatkan hadiah bingkisan.

Plt Direktur RS Hasri Ainun Habibie, dr Mahyuddin, Direktur RSUD Andi Makkasau, dr Hj Renny Anggraeny Sari, Wakil Direktur RSUD Andi Makkasau, dr Ibrahim Kasim, dan jajaran pejabat Pemkot Parepare ikut mendampingi selama kegiatan para relawan yang merupakan dokter ahli beda saraf FK Unhas ini. (Hms/Propim)