4 Oktober, Pelamar CPNS ITBH Parepare Ikuti Tes SKD di UNM

117

MAKASSAR — Pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk penempatan di Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITBH) Kota Parepare, akan mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) mulai Senin, 4 Oktober 2021.

Tes akan berlangsung hingga 14 Oktober 2021 di Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM). UNM ditunjuk menjadi titik lokasi mandiri tes SKD CPNS di Sulsel oleh Kemendikbudristek RI.

Hasil rapat koordinasi Tim SKD CPNS Kemendikbudristek titik lokasi mandiri UNM memutuskan Pemkot Parepare bersama UNM, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep, LLDikti Wilayah IX, dan Balai Besar Cagar Budaya Sulsel masing-masing menugaskan 6-8 personelnya untuk bertugas saat tes SKD di UNM.

Sekretaris BKPSDMD Parepare, Adriani Idrus dari Pemkot Parepare ditugasi menjadi penanggung jawab lokasi bersama lima perwakilan instansi lainnya.

Adriani Idrus mengungkapkan, pada setiap titik lokasi dibentuk kepanitiaan yang ditetapkan dengan SK koordinator dalam hal ini UNM di Sulsel. “Jadi dari hasil rapat koordinasi, jumlah panitia untuk 50 peserta SKPD per sesi, masing-masing satu orang penanggung jawab lokasi, satu petugas verifikasi, satu petugas penitipan barang, dua petugas pemberian PIN registrasi 1, dua petugas pemeriksaan fisik, pria dan wanita, dan satu petugas keamanan,” ungkap Adriani.

Terkait penerimaan CPNS di ITBH ini, sebelumnya Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe (TP) telah menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Persiapan Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) Titik Lokasi Mandiri Sulsel di UNM.

Peserta yang akan mengikuti tes SKD CPNS di UNM berjumlah 8.000 orang. Para peserta melamar pada formasi enam instansi tersebut termasuk ITBH Parepare. Tes akan berlangsung 11 hari, dengan tiga sesi per hari.

Kemdikbudristek membuka penerimaan untuk 23 CPNS tenaga pendidikan dan tenaga kependidikan di ITBH, tahun ini. Itu dengan kualifikasi masing-masing 15 untuk tenaga pendidikan atau dosen dan delapan tenaga kependidikan atau staf. Kuota itu untuk mengisi sembilan formasi berbasis teknologi informasi di ITBH. (Hms/Propim)