PAREPARE, – Hadirnya batik khas Parepare sebagai wujud sinergitas antara Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Kodim 1405 dan Dekranasda Parepare dalam berkarya.

Ide tersebut berawal dari komunikasi ringan antara Ketua Persit KCK Kodim 1405 dengan Ketua Dekranasda Parepare Hj Erna Rsyid Taufan untuk menghasilkan sebuah karya Batik Parepare, dan pada akhirnya tepat Hari Ulang Tahun Provinsi Sulsel, Batik yang bercorak ikon wisata Parepare dan corak kerang-kerangan itu, telah dilaunching.

Ketua persit KCK Kodim 1405 Mallusetasi Noor Kholifah mengatakan, Bahwa hadirnya batik tersebut merupakan kemesraan antara Persit KCK dengan Dekranasda Parepare.

“Ini adalah bukti kemesraan Persit dan Dekranasda Parepare sehingga kita menghasilkan karya batik khas Parepare. Kami menyebutnya Batik Cinta Ainun Habibie,”Ujar Noor Kholifah di awal sambutannya.

Ia juga menuturkan bahwa awal mendesain batik khas Parepare itu, merupakan wujud kecintaannya sebagai pendatang khususnya pada monumen habibie ainun sehingga terwujud batik parepare.

“Karena ada sesuatu yang tidak dimiliki oleh daerah lain yaitu Kota ini tempat kelahiran Habibie juga merupakan Kota Cinta. Nah, da.ri situ saya membentuk design nya, motifnya saya ambil kerang-kerangan khas sulawesi dan saya padukan monumen Ainun. Itulah monumennya yang tidak dimiliki oleh daerah lain,”tuturnya kepada sejumlah awak media.

Sementara Dalam launching itu, Ketua Dekranasda Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan tidak dapat menahan haru. Ia bahkan menangis di akhir sambutan lantaran bahagia mimpinya menghadirkan produk khas Parepare terkabulkan.

“Saya tidak tahu mau katakan apa. Saya sangat gembira dan terharu. Mimpi saya di periode pertama Bapak Wali Kota agar Parepare punya batik yang khas. Alhamdulillah Tuhan mengirimkan Ibu Dandim kepada saya melalui diskusi ringan dan akhirnya batik Cinta Ainun Habibie kita wujudkan di Parepare sebagai buah sinergitas,” kata perancang busana etnik Islami yang juga Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Parepare ini, sembari menyeka air matanya dengan tissu.(An)