Instruksi Wali Kota, Pemkot Parepare Sentuh Remaja Cegah Dini HIV-Aids dan Narkoba

57

PAREPARE — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) melakukan Sosialisasi HIV-AIDS dan Narkoba di Kalangan Remaja pada kegiatan penyediaan dan pengembangan materi indeks pembangunan keluarga di Hotel Bukit Kenari, Parepare, Selasa, 2 November 2021.

Atas nama Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe, Kepala DPPKB Parepare, Dr Halwatia saat membuka kegiatan mengatakan bahwa, tujuan sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman dini kepada remaja tentang bahwa HIV-Aids dan Narkoba.

Dia berharap agar hasil sosialisasi ini dapat memberikan pengetahuan kepada remaja sehingga mampu membagikan ilmunya kepada masyarakat khususnya dalam lingkungan keluarganya.

“Kita berikan pengetahuan mengenai risiko seks bebas seperti infeksi menular seksual, kehamilan yang tidak diinginkan hingga aborsi serta bahaya narkoba dan HIV-AIDS,” kata Halwatia.

“Harapannya, anak-anak dapat antusias dan benar-benar mempelajari semua ilmu yang diberikan. Terlebih, bisa menyebarluaskan ilmu yang didapat ke lingkungan yang lebih luas lagi,” harap mantan Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare ini.

Halwatia mengemukakan bahwa, remaja menjadi salah satu program rutin jajarannya. Ditujukan untuk memberikan informasi penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja, pendewasaan usia perkawinan, keterampilan hidup hingga pelayanan konseling remaja.

Halwatia menekankan, anak zaman sekarang cepat dewasa dari sebelum umurnya. Karena itu butuh edukasi sejak dini agar remaja dapat terhindar dari perkawinan usia dini, terhindar dari Narkoba hingga seks bebas.

“Melalui kegiatan ini kita berusaha masuk pada dunia remaja. Mengenal ambang batas tingkat kenakalan anak-anak. Memberikan langkah pasti untuk dapat membentengi kemungkinan terburuk kenakalan anak melalui konseling,” ungkapnya.

“Ini juga sesuai instruksi Bapak Wali Kota Parepare, untuk menjadikan Parepare sebagai Kota Santri dan Kota Ulama,” tandas Halwatia. (Hms/Propim)