DPRD Support Penuh ITBH, Siap Kawal Anggaran, Tahun Depan Terima Mahasiswa Parepare dan Sekitarnya

13

PAREPARE — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare mendukung penuh kehadiran Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITBH) di Parepare. Tidak sekadar mensupport tapi DPRD berkomitmen mengawal anggaran operasional untuk ITBH.

Hal ini terungkap dari hasil silaturahmi perdana yang dilakukan Rektor ITBH Prof Dr Ansar Suyuti dan jajaran dengan Pimpinan dan Anggota DPRD Parepare di Ruang Kerja Ketua DPRD Parepare, Rabu, 17 November 2021.

Rektor ITBH diterima lengkap oleh Ketua DPRD Parepare Hj Andi Nurhatina Tipu bersama dua Wakil Ketua H Tasming Hamid dan M Rahmat Sjamsu Alam, Ketua Komisi I H Kaharuddin Kadir, Ketua Komisi II Dr Kamaluddin Kadir, Ketua Komisi III Rudy Najamuddin, serta Anggota Komisi I Ibrahim Suanda. Dari Pemkot Parepare, hadir Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) H Jamaluddin Achmad.

Dalam pertemuan itu terungkap, jika ITBH mengusulkan anggaran untuk operasional tiga program studi (Prodi) senilai Rp1,8 miliar. Dengan estimasi satu Prodi dianggarkan senilai Rp600 juta.

Namun inisiasi Pimpinan dan Anggota DPRD mengusulkan agar anggaran itu dibulatkan menjadi Rp2 miliar bahkan Rp2,5 miliar. Dengan pertimbangan Rektor butuh kendaraan dinas operasional dan rumah dinasnya butuh mobiler serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.

“DPRD selalu mensupport ITBH. Ini kebanggaan Parepare. Belum ada kerangkanya saja sudah dianggarkan, apalagi sekarang sudah ada Rektornya. Jadi tidak ada alasan DPRD untuk tidak mensupport,” tegas Tasming Hamid, Wakil Ketua DPRD.

Hal sama dikemukakan Ketua Komisi I Kaharuddin Kadir. “Kami ini sudah mau lihat ada orang yang kuliah. Karena kami di DPRD mau lihat ITBH berjalan. Jadi kalau anggaran diusulkan kurang lebih Rp1,8 miliar, dibulatkan saja jadi Rp2 miliar,” pinta Legislator Partai Golkar ini. Namun Kaharuddin berpesan agar saat penerimaan mahasiswa nanti ada skala prioritas untuk putra daerah.

Sementara Ketua Komisi II Bidang Pendidikan, Kamaluddin Kadir menekankan, agar ITBH lebih intens sosialisasi, melakukan berbagai kegiatan yang dapat terpublikasi meluas. “Harus dipublis meluas. Adakan kegiatan-kegiatan seminar, FGD, agar banyak yang tahu dengan kehadiran ITBH,” harap politisi Partai Gerindra ini.

Ketua Komisi III Rudy Najamuddin lebih menekankan, agar saat penerimaan mahasiswa, ITBH memprioritaskan putra Parepare. Soal anggaran ITBH, Rudy siap mengawal termasuk kendaraan dinas dan rumah dinas.

Rektor ITBH Prof Ansar Suyuti mengapresiasi dukungan kuat dari DPRD Parepare. “Terima kasih atas dukungan DPRD, kami siap mengoptimalkan,” ujar Prof Ansar.

Ansar mengungkapkan, untuk tahun pertama penerimaan mahasiswa yakni pada 2022, tidak dilakukan secara nasional. Penerimaan terbatas hanya untuk calon mahasiswa Parepare dan sekitarnya. Direncanakan menerima 300 mahasiswa, dengan estimasi 100 mahasiswa per Prodi dari tiga Prodi yang siap tahun pertama. “Nanti tahun kedua kami turun ke sekolah-sekolah di Parepare dan sekitarnya untuk mengajak siswa masuk lewat jalur undangan. Dan tahun ketiga sudah secara nasional, karena sudah masuk SNMPTN,” terang guru besar teknik elektro Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini.

Kepala BKD Parepare, Jamaluddin Achmad yang hadir dalam pertemuan itu mengemukakan, anggaran yang disiapkan untuk ITBH adalah senilai Rp3 miliar, namun belum terpakai. “Anggarannya dalam bentuk hibah. Awalnya masuk di Dinas Pendidikan, namun setelah kami berkoordinasi dengan Kemendikbudristek, karena Dinas Pendidikan tidak menangani perguruan tinggi, anggarannya pindah ke Bagian Kesra. In Syaa Allah, tahun anggaran 2022, anggaran Rp3 miliar itu kami akan optimalkan untuk ITBH,” kata Jamaluddin. (Hms/Propim)