Kasus Aktif di Parepare Kini 55, Masyarakat Diminta Kurangi Bepergian, Segera Vaksin Lengkap dan Booster

29

PAREPARE — Kasus aktif terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Parepare, terus menunjukkan tren kenaikan. Data Satgas Penanganan Covid-19 Parepare hingga Jumat, 12 Februari 2022, tercatat sudah 55 kasus aktif.

Dari 55 kasus aktif itu, 4 orang di antaranya dalam perawatan di RSUD Andi Makkasau, 1 di RS Fatima, dan 50 dalam isolasi mandiri (Isman). Namun ada 165 orang kontak erat dan suspect yang saat ini dalam pemantauan.

Terus bertambahnya kasus aktif ini, Pemerintah Kota Parepare melalui akun media sosial Humas Pemkot Parepare mengingatkan kepada masyarakat untuk taat protokol kesehatan (Prokes), kurangi mobilitas, bepergian hanya untuk hal yang sangat penting (urgent). Apalagi saat ini varian Omicron sudah ditemukan di Sulsel.

“Sebagian besar kasus Omicron bergejala ringan dan tanpa gejala (OTG). Gejala ringan dan OTG bisa isolasi mandiri di rumah atau isolasi terpusat, dan prioritaskan rumah sakit untuk pasien yang lebih butuh. Ketatkan Prokes 3M dan hindari berkumpul apabila tidak perlu. Penuhi vaksinasi dengan lengkap,” pesan Pemkot Parepare melalui akun media sosial resminya.

Hal ini diperkuat oleh peringatan Juru Bicara Vaksinasi Covid 19 Kemenkes RI, dr Siti Nadia Tarmizi. “Utamanya bagi kelompok masyarakat lanjut usia dan orang yang memiliki penyakit bawaan (komorbid) segera lakukan vaksinasi,” ingat dr Siti Nadia Tarmizi.

Cakupan Vaksinasi 85 Persen

Sementara cakupan vaksinasi Covid-19 di Parepare, berdasarkan data Dinas Kesehatan Parepare per 11 Februari 2022, sudah menyentuh angka 85,51 persen.

Dari total sasaran vaksinasi 119.206 orang di Parepare, yang sudah mendapatkan vaksin dosis 1 terdata 101.944 atau 85,51 persen. Kemudian vaksin dosis 2 menyentuh 74.629 orang atau 62,60 persen, dan vaksin lanjutan dosis 3 (booster) 4.277 orang atau 3,58 persen.

Sedangkan vaksinasi anak umur 6 sampai dengan 11 tahun, dari sasaran 15.227 orang, yang sudah mendapatkan vaksin dosis 1 8.745 orang atau 57,43 persen dan vaksin dosis 2 baru 8 orang atau 0,05 persen. (hms/propim)