Kasus Menurun di Angka 319, Vaksinasi di Parepare Sudah Capai 87,18 Persen

30

PAREPARE — Mulai terjadi penurunan kasus positif aktif Covid-19 dalam dua hari terakhir di Kota Parepare. Data hingga Sabtu, 26 Februari 2022, kasus terkonfirmasi aktif 319. Ini menurun dibanding Kamis, 24 Februari 2022, terdata 360 kasus aktif, dan Jumat, 25 Februari 2022, 346 kasus aktif.

Berdasarkan data dihimpun dari Satgas Penanganan Covid-19 Parepare, per 26 Februari 2022, dari jumlah 319 kasus aktif itu, 17 di antaranya dirawat di RSUD Andi Makkasau, 6 di RS Sumantri, dan 4 RS Fatima. Ditambah isolasi mandiri (Isoman) 292 orang. Namun masih ada 124 kontak erat dan suspect dalam pemantauan.

Walikota Parepare, Dr HM Taufan Pawe dalam berbagai kesempatan terus mengingatkan bahwa pandemi belum berakhir, karena itu protokol kesehatan jangan kendor.

Apalagi varian Omicron yang merebak saat ini penyebarannya cepat, sehingga kuncinya agar terlindungi adalah protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19.

Saat memimpin Rapat Koordinasi bersama Forkopimda Parepare sebelumnya, Taufan Pawe juga mendorong percepatan vaksinasi di Parepare. Itu menindaklanjuti Rakor bersama Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Forkopimda Sulsel, serta perintah Presiden RI Joko Widodo.

“Kami di Parepare bersama Forkopimda, juga membahas tentang percepatan vaksinasi. Diharapkan seluruh masyarakat Parepare divaksinasi, agar tercipta herd immunity, dan meminimalisir risiko Covid-19,” harap Taufan Pawe.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Parepare per 25 Februari 2022, cakupan vaksinasi dosis satu di Parepare sudah di angka 87,18 persen. Dari total sasaran 119.206 orang, yang sudah divaksin dosis satu 103.933 orang atau 87,18 persen. Sementara vaksin dosis dua 78.316 orang atau 65,69 persen. Dan vaksin dosis tiga 7.528 orang atau 6,21 persen.

Vaksin dosis tiga atau Booster ini masih didominasi oleh tenaga kesehatan. Dari sasaran 2.717 orang, yang sudah vaksin dosis tiga 2.177 orang atau 80,12 persen.

Sementara pelayan publik yang sudah mendapatkan vaksin Booster 3.435 orang atau 19,09 persen dari sasaran 17.987 orang. Lansia yang sudah vaksin Booster baru 265 orang atau 1,98 persen dari sasaran 13.359 orang.

Sedangkan anak umur 6-11 tahun, dari sasaran 15.227 orang, yang sudah vaksin dosis satu 9.835 orang atau 64,58 persen persen, dan vaksin dosis dua 2.314 orang atau 15,19 persen. (hms/propim)