PAREPARE — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Parepare sekaligus Ketua Dewan Pembina Majelis Anak Saleh (MAS) Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan mengaku terharu dengan semakin banyaknya anak-anak mengaji dan penghafal Al-Qur’an. Terlebih kepada orang tua dan walinya yang telah mensupport penuh anaknya mengaji hingga tamat dan diwisuda.

Hal ini diungkap Erat, akronim akrabnya, dalam sambutan pada wisuda santri se-Parepare yang diadakan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur’an, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA BKPRMI) Parepare, di Lapangan Upacara Kota, Binalipu, Parepare, Minggu, 29 Mei 2022.

Ada 520 santri yang diwisuda, serta turut hadir para orang tua dan pendamping dalam wisuda.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada bapak ibu karena akan disiapkan mahkota di surga, karena dengan ikhlas mengeluarkan materinya demi pendidikan Al-Qur’an kepada anak-anaknya. Terus berjuang bapak ibu dengan ikhlas, bersyukur anak-anak kita masih ingin mengaji,” kata Erna Rasyid menyemangati para orang tua santri.

Erna Rasyid yang juga Dewan Pembina DPD BKPRMI Parepare mengingatkan kepada santri TKA-TPA LPPTKA BKPRMI yang diwisuda agar setelah wisuda jangan sampai Al-Qur’annya disimpan kembali dengan rapi.

“Karena kalau Al-Qur’an itu tidak sering dibaca maka bacaannya akan tersendat-sendat nanti,” ingat Ketua Dewan Pembina Forum Kajian Cinta Al-Qur’an (FKCA) Parepare ini.

Istri Wali Kota Parepare, Taufan Pawe ini mengemukakan, penilaian pendidikan pada umumnya itu nilainya tinggi, tapi setelah disadari mempelajari Al-Qur’an nilainya lebih tinggi karena tidak hanya dunia yang bisa didapat tapi juga akhirat.

“Semoga Allah menjauhkan kita dari musibah karena pernah saya baca jika 1 orang penghafal Al-Qur’an dapat menyelamatkan 40 orang di sekitarnya, 40 orang samping kanan, kiri, dan sebagainya,” harap Ketua DPD II Partai Golkar Parepare ini. (hms/propim)