Parepare_Baznas Kota Parepare kembali menyalurkan 210 rupiah juta kepada 535 Penerima Zakat. Penyerahan secara simbolis di lakukan oleh Wakil Walikota Parepare Pangerang Rahim didampingi Ketua Baznas Abdullah dan Kepala Kementerian Agama Abdul Gaffar di rumah jabatan Walikota, Rabu 29 Mei

Dari jumlah penerima zakat tersebut 440 dari Fakir miskin, 20 Mualaf, 50 Ibnu Sabil dan 25 untuk pendayagunaan usaha. Para penerima atau mustahiq dikumpul dari 22 kelurahan yang ada dikota Parepare.

Wakil Walikota Parepare Pangerang Rahim mengatakan, Zakat menjadi alternatif penyelesaian masalah seperti pengentasan kemiskinan. Karenanya seluruh wajib zakat (musakki) di Parepare agar dapat menunaikan kewajibannya.
Mustahiq kata Pangerang dituntut dapat hidup mandiri dan sejajar dengan masyarakat lainnya karena pemanfaatan Zakat.

“Kita berharap penerimaan Zakat terus meningkat seiring kesadaran masyarakat untuk membayar zakat begitu juga dengan pemanfaatannya,” ujarnya.
Pemerintah Kota kata dia sangat terbantu dengan adanya kelembagaan pengelolaan zakat. Sehingga potensi zakat harus di gali secara mendalam.

Sementara Ketua Baznas Parepare Abdullah MPd mengatakan Jumlah zakat yang terkumpul hingga akhir Mei 2019 mencapai 542 juta. Jumlah itu akumulasi dari saldo tahun 2018. Padahal kata dia potensi zakat di Parepare bisa mencapai Rp 4 miliar. “Kalau ini maksimal, 50 persen ASN saja yang bayar zakat maka target zakat sudah bisa mencapai 2,5 miliar, ini belum termasuk pengusaha,” jelas Abdullah

Ia berharap komponen pemegang kebijakan agar dapat mengindahkan hal ini agar potensi penerimaan Zakat dapat lebih maksimal. “Terutama yang memegang kebijakan harus turun tangan. Dalam hal ini yg memiliki kekuasaan. Kita minta bagaimana zakat Parepare sukses,” ungkapnya