Parepare_Walikota Parepare DR.HM Taufan Pawe menerima penghargaan pada ajang Indonesia Awards 2019 atas inovasinya pada layanan terpadu bidang kesehatan.
Penghargaan yang diserahkan oleh Ketua KPU RI Arif Budiman yang disiarkan secara langsung dari Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2019).
Pada tahun ketiga ini, Indonesia Awards 2019 mengusung tema ‘Kita Indonesia’, di mana iNews TV akan memberikan penghargaan kepada para tokoh dan individu dari pemerintah maupun non-pemerintah yang dinilai telah memberikan sumbangsih untuk kemajuan Indonesia.
Karena itu, Indonesia Awards 2019 akan memberikan penghargaan kepada 30 insan terbaik, mulai dari pejabat publik, tokoh muda bangsa, altet berprestasi, pemimpin perusahaan, tokoh favorit, hingga Lifetime Achievement.
Wali Kota usai menerima penghargaan menyampaikan di depan tamu undangan bahwa penghargaan yang diterima merupakan pencapaian yang luar biasa dan tidak terlepas dari sosok bapak BJ Habibie.
“Kami membangun kota Parepare dengan menjadikan bapak BJ Habibie sebagai sumber inspirasi. Kami menyadari hak dasar dan pelayanan dasar yakni pada bidang kesehatan dan bidang pendidikan,” kata Taufan
Karena hal itu, Taufan menyampaikan sedang membangun rumah sakit Hasri Ainun Habibie yang sebentar lagi akan beroperasi
Diakhir ucapan terimakasihnya, Wali Kota Parepare mempersembahkan penghargaan yang diterkma untuk mendiang bapak BJ Habibie yang diikuti sorakan dan tepuk tangan yang meriah dari tamu undangan.
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, acara Indonesia Awards merupakan salah satu bentuk rasa bangga terhadap prestasi, dan dedikasi yang telah ditorehkan putera-puteri bangsa.
“Acara penghargaan ini sebagai bentuk rasa bangga terhadap prestasi dan dedikasi yang telah ditorehkan putera puteri Indonesia yang menjadikan bangsa ini bisa bersaing dengan bangsa-bangsa lain di kancah internasional,” ujar Hary Tanoe.
Sekadar diketahui, proses penyaringan bakal calon nomitari untuk acara penghargaan ini sudah dilakukan sejak Juli 2019, dan berdasarkan prestasi yang ditorehkan sejak Januari 2019.
Tim juri yang melakukan seleksi dan riset dalam acara ini adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin, dan juri kehormatan Mahfud MD.