PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare melalui Bappeda bekerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI menggelar Workshop Champion Innovation.

Workshop resmi dibuka Wali Kota Parepare yang diwakili Wakil Wali Kota H Pangerang Rahim di Barugae Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Selasa, 3 Desember 2019. Worksop berlangsung tiga hari, 3-5 Desember 2019.

Ikut mendampingi Kepala Bappeda Parepare Samsuddin Taha, dan hadir Kepala PKP2A II LAN Makassar Dr Andi Taufik Amin.

“Saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kota Parepare mengucapkan banyak terima kasih kepada PKP2A LAN yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Kota Parepare melaksanakan workshop ini,” kata Wawali Pangerang Rahim dalam sambutannya.

Pangerang mengemukakan, pelaksanaan Workshop Champion Innnovation diharapkan dapat melahirkan innovator-inovator yang handal baik secara individu maupun kolektif yang mampu mengakselerasi inovasi-inovasi di lingkungan SKPD masing-masing dalam upaya peningkatan efektivitas kinerja.

Pangerang menekankan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memaksimalkan fungsi aparatur menciptakan terobosan atau inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Itu karena fungsi dan tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah untuk menjalankan pelayanan publik. “Oleh karena itu, inovasi-inovasi diperlukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Kota Parepare,” ingat Pangerang.

Pangerang berharap, melalui Workshop Champion Innnovation membangkitkan semangat inovasi pemerintah daerah.

“Kita perlu memulai langkah membangun kapasitas inovasi di Kota Parepare sebagai upaya merespons tuntutan perubahan dan dinamika yang terus berjalan cepat. Inovasi harus menjadi gerakan kita bersama di Kota Parepare dan harus terus berkelanjutan agar masyarakat Parepare dapat semakin meningkat kesejahteraannya,” harap mantan anggota DPRD tujuh periode ini.

Menurut Pangerang, Pemerintah Kota Parepare berkomitmen menjadikan Kota Parepare sebagai Kota Inovasi.

Dalam upaya mewujudkan Kota Parepare sebagai Kota Inovasi, kata dia, langkah yang telah dilakukan yakni menggelar lomba Inovasi antar SKPD yang digelar sejak 2016.

Hal ini dilakukan untuk merangsang akselerasi kreativitas dan kinerja Aparatur Sipil Negara.

Sebelumnya LAN juga telah memfasilitasi pelaksanaan Laboratorium Inovasi di Parepare.

Laboratorium Inovasi merupakan langkah awal untuk membangun budaya inovasi di kalangan birokrasi dan budaya inovasi adalah pra kondisi untuk menciptakan pelayanan prima.

Tahun ini merupakan tahun keempat pelaksanaan lomba inovasi di Parepare, yang dimulai Workshop Champion Innovation.

“Dengan adanya champion innovation maka diharapkan akan semakin banyak muncul inovator-inovator baru pada SKPD yang dapat membuat dan mengimplentasikan program inovasi yang berkelanjutan,” tandas Pangerang.

Lomba inovasi yang telah dilakukan sebelumnya, yang juga difasilitasi oleh LAN telah melahirkan ratusan inovasi bahkan ada inovasi yang dianggap layak mengikuti lomba inovasi tingkat provinsi bahkan nasional. (*